6 Masalah yang Kerap Bikin Konsumen Frustasi Saat Belanja Online

Pesta belanja online 11.11 akan kembali digelar tahun ini. Beragam e-commerce sejak awal mengantisipasinya dengan menawarkan beragam promo dan aktivitas menarik. Namun, apakah promo dan diskon cukup?

Nyatanya, keluhan dari para pelanggan tetap saja datang. Andy Adrian, Deputy CMO Blibli.com, memetakan enam masalah yang kerap ditemui saat melayani konsumen saat berbelanja online.

Masalah pertama berhubungan dengan keyakinan dan kenyaman. Banyak yang takut berbelanja online lantaran ragu apakah barang yang dibeli sesuai dengan ekspektasi.

“Kalau online itu akhirnya tebak-tebakkan pas atau nggak, bagus atau nggak, itu jadi common dialami konsumen,” kata dia dalam peluncuran Histeria Syok Blibli.com di Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Solusi yang ditawarkan adalah menggaransi adanya retur. Tanpa fasilitas itu, konsumen terkesan harus pasrah dengan kualitas barang apapun yang diterima.

“Misalnya ketika beli sepatu, ternyata nomor yang dibeli ukurannya tidak pas, ada garansi retur selama 15 hari bisa dibalikkan dan diganti dengan nomor yang sesuai. Kalau ternyata tidak ada penggantinya, kita kasih pilihan lain atau dibalikkan uangnya,” tuturnya.

Masalah kedua adalah soal keamanan pembayaran. Meski transaksi elektronik dilindungi sistem keamanan, masih banyak pelanggan yang meragukannya. Keluhan lainnya terkait soal jenis pembayaran yang tersedia.

“Makanya segala macam payment ada,” katanya.

Masalah ketiga terkait ongkos kirim. Meski terkesan memudahkan, biaya pengiriman yang tinggi juga dikeluhkan sejumlah konsumen. Tak heran promo gratis ongkir banyak diminati saat belanja online.

Lama Pengiriman

You May Also Like

About the Author: Mr. Alvharezky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *